IKlan

Cerita rakyat Tentang dua ekor kambing Bahasa Indonesia Dan dalam bahasa inggris

Cerita rakyat Tentang dua ekor kambing Bahasa Indonesia:


"Dua Ekor Kambing"

Di atas sungai ada jembatan yang sangat sempit. Suatu hari seekor kambing sedang menyeberang jembatan ini. Tepat di tengah jembatan ia bertemu kambing lain. Tidak ada tempat bagi mereka untuk lewat.

Dua Kambing "Kembalilah," kata satu kambing ke yang lain, "tidak ada tempat bagi kita berdua".

"Kenapa saya harus kembali?", Kata kambing yang lain. "Kenapa kamu tidak kembali?"

"Anda harus kembali", kata kambing pertama, "karena saya lebih kuat dari Anda."

"Anda tidak lebih kuat dari saya", kata kambing kedua.

"Kita akan lihat tentang itu", kata kambing pertama, dan dia meletakkan tanduknya untuk bertarung.
"Berhenti!", Kata kambing kedua. "Jika kita bertarung, kita berdua akan jatuh ke sungai dan tenggelam. Sebagai gantinya saya punya rencana - saya akan berbaring, dan Anda bisa berjalan di atas saya."

Kemudian kambing yang bijak berbaring di jembatan, dan kambing lainnya berjalan ringan di atasnya. Jadi mereka saling berpapasan, dan melanjutkan perjalanan mereka.

Cerita rakyat Tentang dua ekor kambing dalam bahasa inggris:
Gambar Ilustrasi 2 ekor Kambing
"The Two Goats"

Over a river there was a very narrow bridge. One day a goat was crossing this bridge. Just at the middle of the bridge he met another goat. There was no room for them to pass.
"Go back," said one goat to the other, "there is no room for both of us".

"Why should I go back?", said the other goat. "Why should not you go back?"
" You must go back", said the first goat, "because I am stronger than you."
"You are not stronger than I", said the second goat.
"We will see about that", said the first goat, and he put down his horns to fight.

"Stop!", said the second goat. " If we fight, we shall both fall into the river and be drowned. Instead I have a plan- I shall lie down, and you may walk over me."

Then the wise goat lay down on the bridge, and the other goat walked lightly over him. So they passed each other, and went on their ways.

Facebook CommentsShowHide

0 komentar

TERIMA KAIH TELAH BERKOMENTAR

Diberdayakan oleh Blogger.